Kementerian Sosial Luncurkan Lima Program Baru

Bagikan Artikel ini ke :
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Jakarta | harianperistiwa.com – Komisi VIII DPR menggelar Rapat Kerja (Raker) bersama Kementerian Sosial RI  dengan agenda optimalisasi efisiensi anggaran Kementerian Sosial.

Dalam rapat tersebut, Kementerian Sosial mengambil sikap tindak lanjut respon serta usulan dari rapat-rapat kerja sebelumnya bersama komisi VIII DPR RI.

Menteri Sosial, Juliari Batubara, raker dengan komisi VIII DPR RI.
https://harianperistiwa.com/3361-2/

“Rencana optimalisasi efisiensi ini adalah respon dari raker dua kali sebelumnya di komisi VIII, kita menampung usulan usulan dari anggota Komisi VIII DPR RI.” Kata Mensos, Juliari Batubara di kompleks parlemen, Senayan Jakarta, Rabu (5/2/2020).

Rapat tersebut juga menyampaikan progam Kementerian Sosial peluncuran slogan atau tagline Kementerian Sosial yang yang baru yaitu ‘HADIR’.

“Slogan “HADIR” merupakan kepanjangan dari Humanis, Adaptif, Dedikatif, Inklusif dan Responsif. Oleh karena itu kami berani menghadiri rapat kerja hari ini untuk optimalisasi dan efisiensi anggaran Kementerian Sosial, sekaligus launching slogan dan tagline baru kami yaitu Kemensos hadir.” Ungkap Juliari

Dalam rapat tersebut di paparkan lima point penting rencana-rencana kebijakan Kementerian Sosial agar kinerja Kementerian Sosial lebih optimal.

“Pertama untuk penguatan program pemberdayaan dalam rangka percepatan pengurangan kemiskinan. Kedua penguatan layanan rehabilitasi sosial agar berstandar internasional.

Ketiga penguatan kesiapsiagaan dan respon cepat dalam bencana alam maupun bencana sosial. Keempat penguatan DTKS Kementerian Sosial. Kelima penguatan dukungan manajemen dalam rangka reformasi birokrasi.” ujarnya.

Baca Juga  DPR RI Dorong Kemenkes Gencarkan Sosialisasi Measles Rubella (MR)

Baca Juga  Mensos: Kenapa Tiba-Tiba Ada Masalah, Kanwil Sumbar Luruskan Soal Larangan Natal

Baca Juga  APBN Menjalankan Fungsi Stabilisasi Perekonomian Di Tengah Gejolak Global

Berkaitan hal itu, Mensos menyampaikan Efisiensi dan optimalisasi anggaran tahun 2020 yang tentunya perlu persetujuan dari Komisi VIII DPR, dan Kemenkeu RI.

sehingga apa yang kita lakukan hari ini untuk kita iplemintasikan lebih terukur dan tepat sasaran,” kata Juliari, usai raker bersama Komisi VIII DPR.

Prinsipnya itu kita melakukan efisiensi dan kemudian mengalokasikan anggaran hasil efisiensi ke pemberdayaan, rehabilitasi sosial, perbaikan data terpadu.

By: Indra
Ed: Dv

Comments Facebook
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Legislator: Pemerintah Tidak Boleh Menganggap Honorer Beban Negara

Kam Feb 6 , 2020
Like Like Love Haha Wow Sad Angry Post Views: 5 Jakarta | harianperistiwa.com – Persoalan honorer K2 masih menjadi PR Pemerintah dan Komisi II DPR. Pasalnya sedikitnya kesempatan bagi pekerja honorer untuk menjadi CPNS. Untuk mengurai persoalan tersebut komisi II DPR, telah membentuk panja dan saat ini sedang berjalan. Anggota […]
Call Now Button

Cuci tangan, jaga jarak ,pakai masker, stay at home,dan jauhi keramaian..Stay Alive and Alert

X