Anggota Komisi X Dorong Desa Wisata Menjadi Agrotourim Untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan

Bagikan Artikel ini ke :
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Jakarta | harianperistiwa.com – Anggota Komisi X DPR, Illiza Sa’duddin Djamal mengatakan, Desa wisata harus didorong untuk menjadi agrotourim untuk meningkatkan ketahanan pangan.

Menurut Illiza, dari  kenyataan sekarang ini kita hanya bisa memprediksi pandemi Covid-19 berakhir di bulan Juli. Segala antisipasi dan recovery harus kita siapkan untuk menjaga stabilitas nasional termasuk ketahanan pangan,” ujarnya.

Selain kita harus cepat menemukan peluang baru problem yang perlu solusi masif. Produk yang dibutuhkan sekarang ini, 3 bulan kedepan dan sampai pandemi Covid-19 ini berakhir.

Adapun yang paling terdampak akibat pandemi Covid-19 yakni sektor ekonomi pariwisata, ekonomi kreatif dan UKM.

Baca Juga  Legislator : Penerapan sistim Zonasi di sekolah harus dirubah

Oleh karnanya dalam hal ini, saya mengajak pelaku pariwisata, ekonomi kreatif, dan UKM untuk  merubah haluan  bagaimana agar bisa bertahan dan kebutuhan pangan tercukupi sampai pandemi Covid-19  ini berakhir.

Sekarang saatnya untuk  penanaman pangan hal ini  tidak lah harus mempunyai lahan ber hektar-hektar cukup dirumah atau ada lahan sedikit.

Baca Juga  Keselamatan Rakyat adalah Hukum Tertinggi, STOP Pencitraan Bantuan

Maka kita sudah bisa menanam dengan wadah polimer atau dengan teknik lain dan kita bebas menanam jenis sayuran atau yang lainnya yang kita inginkan dan hasilnya bisa untuk di konsumsi dan di jual.

Hal ini dapat membuka perekonomian baru untuk masyarakat di sektor Pariwisata, UKM dan Ekonomi Kreatif yaitu Agrotourim yang mengangkat kearifan lokal dan meningkatkan ketahanan pangan.

Maka sangat dibutuhkan kerjasama, keperdulian dan perhatian pemerintah agar bisa di masukkan ke dalam strategis program pada masa dan recovery pandemi Covid-19.

Baca Juga  KPK Akan Menghukum Mati Bagi Korupsi Dana Covid-19

Illiza menegaskan, selaku anggota komisi X DPR RI, ia akan mengajak bicara Menparekraf.

By: Indra
Ed: Dv

Comments Facebook
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *