Agun Gunandjar S: Munas Golkar Adalah Ujian Bathin Bagi Kita Semua

Bagikan Artikel ini ke :
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

JAKARTA, harianperistiwa.com – Politisi senior Golkar, Agun Gunandjar Sudarsa mengingatkan kepada semua Anggota dan Kader Golkar di seluruh tanah air sejak Reformansi 1998, yang ditandai dengan beralihnya kekuasaan dari rezim Orde Baru (Orba)ke rezim Reformasi, dengan menyatakan berhentinya Presiden RI saat itu pada tanggal 21 Mei 1998.

Saat ini kita sudah  memasuki dua dasawarsa, mulai pemilu 1999 sampai dengan pemilu 2019.  Dimana pasca amandemen UUD, Partai Politik ditegaskan dalam UUD 1945, sebagai pilar utama demokrasi, dan menjadi peserta pemilu legislatif dan pengusung calon Pemilu presiden/wakil presiden.  

Menurut Agun, UUD kita telah menegaskan pelaksanaan pemilu sebagai pengewajantahan faham demokrasi, faham kedaulatan rakyat, mensyaratkan azas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.

Baca Juga  Reformasi Parpol, dan Benahi Kendala Pada Strukturalnya

Dilaksanakan oleh penyelanggara yang independen. Untuk itu dirumuskanlah UU parpol, UU Pemilu dan UU MD3. Guna dipatuhi dan dilaksanakan oleh semua pemangku kepentingan, terutama Parpol sebagai pilar demokrasi. 

Adapun Munas Partai Golkar sebagai penjelamaan partai yang berdaulat ditangan anggota, dari munas ke munas konsisten menjalankan prinsip-prinsip demokrasi ini, dengan segala kelebihan dan kekurangannya. 

Namun secara prinsip menjaga betul bahwa hak memilih dan dipilih dilakukan secara demokrastis. Memberi hak dan kewajiban yang sama bagi setiap anggota dan kader untuk berpartisipasi.  

Lalu bagaimana dengan Munas yang sudah menghitung hari ini, apakah ketentuan dan persyaratan demokratis tersebut dipatuhi ? “ Tidak pernah ada dan tidak pernah dipraktekan dari munas ke munas perihal persyaratan 30 persen, yang ditempuh melalui surat pernyataan dukungan yang ditandatangani pengurus partai,” ujarnya.

Baca Juga  Ketua FORBIN: Saatnya MERAJUT KEMBALI, Sesama Anak Bangsa

Agun menilai, selama ini dilakukan melalu pemungutan suara di bilik suara Munas. Yang kedua, Kepanitiaan, waktu, tempat dan tema, termasuk Laporan pertanggungjawaban, diputuskan bersama dalam rapat pleno. Karena suara DPP hanya satu.

Untuk semua hal yang saya utarakan diatas. Di forum munas suara DPP satu sikap, terhadap materi, LPJ, mekanisme pencalonan hingga  pemilihan. 

Sayangnya lanjut Agunrapat pleno terakhir tidak memutuskan itu yang ditandai dengan persetujuan forum,, setujuuuu lalu ketok palu. Yang terjadi hanya disampaikan secara lisan tanpa pembahasan, dan tanpa bahan diberikan kepada pengurus pleno.

Pertanyaannya, Apakah LPJ  DPP sudah ada yang pegang hari ini, termasuk bagaimana laporan keuangannya yang bersumber dari APBN, termasuk sejumlah issu uang yang diserahkan ke KPK. 

Dirinya melakukan ini secara terbuka, guna menyelamatkan Parpol dan menjauhkan parpol dari korupsi. Munas Golkar tgl 3 s/d 6 juni, adalah ujian batin dan Nurani bagi kita semua, Kontribusi apa yang akan dan dapat kita lakukan untuk  meyelamatkan partai ini,” pungkasnya.

Baca Juga  PDI-P Tidak Mau Kursi Pimpinan MPR, Ahmad Basara: Tidak Elok

Agun berharap, mari kira wujudkan bersama Munas yang Demokratis dengan tidak menghalangi bagi siapapun dia yang ingin berkontribusi. 

Golkar milik kita semua, bukan milik pengurus, apalagi hanya segelintir orang yang bernafsu dengan kekuasaan. Pemilu masih jauh, biarlah ambisi ingin jadi presiden kita pikirkan kemudian secara demokratis pula. 

Sekali layar terkembang pantang biduk surut ke pantai. Maju Terus Pantang mundur,” tutup Caketum Golkar itu.

Penulis : Indra

Editor   : Agus N

Comments Facebook
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Agun Gunandjar Sudarsa: "Benahi Parpol, Berantas Korupsi, Selamatkan Reformasi"

Jum Nov 29 , 2019
Like Like Love Haha Wow Sad Angry Post Views: 48 JAKARTA, harianperistiwa.com – Reformasi yang terjadi sejak tahun 1998, telah membawa bangsa ini kepada prinsip-prinsip demokrasi yang lebih hakiki.  Menurut Politisi Partai Golkar, Agun Gunandjar Sudarsa, Demokrasi adalah suatu sistem di mana setiap warga memiliki hak yang setara dalam pengambilan […]
Call Now Button
X