Bawaslu Kota Bandar Lampung, Kerja Pengawasan Bukan Buat Jebakan

Bagikan Artikel ini ke :
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Jakarta | harianperistiwa.com – Pilkada kota Bandar Lampung 9 Desember 2020 lalu membuat anggota DPR RI geram pasalnya Bawaslu kota bandar Lampung belum bisa menunjukan pengawasan kinerja yang baik.

Hal tersebut diungkapkan anggota DPR RI Fraksi PDIP dapil Lampung I, Endro Suswantoro, ia mengatakan tugas Bawaslu seharusnya mengawasi pelaksanaan pilkada secara profesional.

Ia menilai, Bawaslu Provinsi Bandar Lampung tidak mampu mencegah temuan-temuan yang ada dan di curigai itu sebagai jebakan.

Kita tidak tahu apakah pengolahan tidak demokratis, apa mungkin disengaja atau tidak,” ujar Endro Yaman usai RDP komisi II DPR RI, Senayan Jakarta, Selasa (19/1/2021).

Lebih lanjut kata politisi asal kota gajah itu, seharusnya ada pencegahan dini sebelum pelaksanaa proses itu.

“Saya cukup kecewa dari hasil pilkada di kota bandar lampung dan ini menjadi preseden buruk untuk demokrasi.

Baca Juga  Legislatif: Peraturan Bawaslu dan KPU Harus Diperkuat

Menurutnya, peran bawaslu ini seharusnya mencegah sejak dini, tidak sekedar menunggu laporan dari masyarakat dan ini bisa dikatakan jebakan,”paparnya

Kemudian ia juga menyoroti dana-dana Bawaslu yang pantastis dan tidak diimbangi kinerja yang baik khususnya Bawaslu kota Gajah tersebut.

Baca Juga  Asap Tebal di Gedung DPR Akibat Sistem Aerosoll Eror

“Anggaran pilkada serentak menghabiskan anggaran 20 triliun hanya sia-sia dan jadi masalah sosial tingkat politik di bandar lampung.

Salain suara yang signifikan dikalahkan dengan judul tsm,”tambahnya

Adapun pengawasan Bawaslu untuk yang akan datang Komisi II DPR RI merencanakan akan mengkaji kembali Rencana Undang-undang pemilu.

“Kami mengusulkan supaya RUU dipertimbangkan atau ditiadakan. Kali ini lebih banyak menyusahkan kami dari pada bekerja untuk demokrasi,”tutupnya

by : Ror
Ed: Dv

Comments Facebook
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Lisda: Penanganan Radikalisme Perlu Perpres

Sel Jan 19 , 2021
Like Like Love Haha Wow Sad Angry Post Views: 140 Jakarta | harianperistiwa.com – Politisi Partai NasDm, Lisda Hendrajoni mengatakan, penindakan aksi kaum radikal dan gerakan intoleran belum cukup efektif. Menurutnya perlu adanya aturan turunan Undang-Undang serta Peraturan Presiden. “Kami pikir perlu adanya Perpres, karena sampai kini intoleransi, radikalisme masih […]
Call Now Button
X