Dibukanya Wisata Saat Lebaran Jadi Sorotan Anggota DPR RI Praksi PAN

Bagikan Artikel ini ke :
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Jakarta | harianperistiwa.com – Belum berakhirnya masa pandemi covid19 masih jadi persoalan yang utama yang perlu diatasi pemerintah pusat, kota dan daerah.

Hal tersebut masih jadi sorotan anggota DPR RI Fraksi PAN, Guspardi Gaus pasalnya pembukaan wisata pada momen hari raya Idhul Fitri masih berpotensi penyebaran virus Corona.

Politisi PAN tersebut menuturkan bahwa
Pemerintah Daerah (Pemda) mestinya menutup tempat wisata saat momen liburan Idulfitri tanpa pemberitahuan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Artinya ada surat menteri atau tidak, tapi kalau tidak diindahkan percuma juga, yang paling penting kita punya kesamaan visi misi dalam mencegah pandemi covid-19,” kata anggota DPR RI Fraksi PAN Guspardi Gaus, Rabu (12/5/2021).

Baca Juga  Syahrul Aidi Ma'azat: Permenhub 25 Tahun 2020 Inkonstitusional dan Melanggar HAM

Selain itu, pelarangan dibukanya tempat wisata selama libur lebaran perlu konsistensi dan ketegasan dari masing-masing pemda. Kemudian dirinya menyampaikan agar pemerintah pusat mengeluarkan surat edaran terkait pelarangan pembukaan tempat wisata.

“Makanya perlu surat edaran atau instruksi dari Mendagri kepada seluruh kabupaten kota dan provinsi, meminta kepada kepala daerah untuk menutup tempat wisata”, ucap Legislator Asal Sumbar itu.

“Pemberlakuan prokes secara ketat harus tetap ditegakkan dan dilarang keras melakukan kerumunan. Pemda juga harus melibatkan aparat keamanan untuk mengawasinya. Mencegah jauh lebih baik dari pada lepas kendali dan terjadi sunami covid-19 seperti India,” Imbuhnya.

Kemudian dirinya menyampaikan bahwa sudah ada pemindahan virus yang baru yang ancamnya lebih berbahaya. Ia mengingatkan pada masyarakat agar lebih waspada dalam masalah tersebut.

Baca Juga  Dasco: Himbau Semua Pihak Agar Patuh dan Tunduk Putusan Mahkamah Agung (MA)

“Sudah ditemukan varian baru mutasi Covid-19 yang lebih ganas penyebarannya. Kita harus sungguh-sungguh waspada. Karena masalah kesehatan dan keselamatan nyawa masyarakat lebih utama penanganannya dari pada aspek-aspek lain,” Pungkasnya.

Sebelumya, Kemendagri telah mengeluarkan Surat Edaran Mendagri Nomor 800/2794/SJ tanggal 4 Mei 2021 tentang pembatasan jumlah peserta buka puasa bersama dan larangan ASN menggelar halal bihalal Idulfitri 2021.

By: Ror

Ed: Dv

 

 

 

Comments Facebook
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

DPNPI Bagikan 500 Sembako ke Guru Pasraman Pengempon Pura se DKI Jakarta

Sab Mei 15 , 2021
Like Like Love Haha Wow Sad Angry Post Views: 74 Jakarta | harianperistiwa.com – Dewan Pimpinan Nasional Peradah Indonesia (DPNPI) bagikan 500 paket sembako kepada Guru Pasraman dan pengempon pura se DKI Jakarta. Kegiatan tersebut dalam rangka implementasi program kerja departemen sosial Agama kemasyarakatan guna memperjuangkan kesejahteraan Guru Agama Hindu […]
Call Now Button
X