Mengenal Sosok Wakil Rakyat

Bagikan Artikel ini ke :
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

JAKARTA, harianperistiwa.com – Mengenal lebih dekat Wakil Rakyat:

Nama: H. Abdul Fikri Faqih, MM(lahir di Tegal, Jawa Tengah, 17 Juli 1963; umur 56 tahun, adalah politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

 

Ia saat ini menjabat sebagai anggota DPR mewakili daerah pemilihan Tegal dan Brebes. Sebelumnya, ia merupakan anggota DPRD Jawa Tengah dua periode sejak 2004.

Informasi pribadi, Lahir 17 Juli 1963 (umur 56) Tegal, Indonesia

Partai politik; Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Pasangan; Zubaidah Anak 7. 

Orang tua; KH Abdullah Faqih (ayah)  Muniroh (ibu).

Almamater;  Universitas Negeri Semarang, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Diponegoro.

Sebagai putra seorang kiai, Fikri dibesarkan di bawah pengaruh pondok pesantren, tetapi menyelesaikan pendidikan formal di sekolah negeri. Tamat dari IKIP Negeri Semarang sebagai sarjana pendidikan teknik elektro pada 1986, Fikri bekerja sebagai guru dengan status PNS. Pengalaman mengajarnya di beberapa sekolah di Tegal membuatnya dinobatkan sebagai salah seorang guru teladan se-Kota Tegal pada 1988.

Baca Juga  Kereta Listrik (KRL) Commuter Line Anjlok Korban Luka-luka 17 Orang

Namun, ia mengundurkan diri dan memilih bergabung dengan PKS. Pemilu 1999 mengantarnya duduk sebagai anggota DPRD Kabupaten Tegal. Dalam struktur partai, Fikri pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Jawa Tengah sejak 2010 sampai 2015.

Abdul Fikri Faqih adalah putra pasangan Abdullah Faqih, seorang kiai, dan Muniroh, seorang guru agama. Ia mengenyam pendidikan formal di sekolah negeri Slawi dan belajar mengaji kepada ayahnya yang alumni Pomdok Pesantren Tebuireng. Kakeknya dari pihak ayah, Abdul Rauh dan kakeknya dari pihak ibu, Said Sholeh adalah seorang kiai. Latar belakang keluarganya yang merupakan turunan kiai membuatnya dapat mempelajari ilmu-ilmu keislaman secara mendalam, meskipun ia tidak masuk pondok pesantren.

Baca Juga  Agun Gunandjar S: Munas Golkar Adalah Ujian Bathin Bagi Kita Semua

Masa SMP menandai keaktifan Fikri dalam organisasi. Ia bergabung dengan Pelajar Isalam Indonesia  (PII) dan mengetuai cabang PII di Tegal pada 1979. Ketika kuliah di IKIP Negeri Semarang, aktivitasnya berkutat di kampus sebagai pengurus masjid. Setelah tamat kuliah, ia kembali bergabung dalam kepengurusan PII dan mulai mengajar di beberapa sekolah dengan status Pegawai Negeri Sipil.Dalam struktur PII Jawa Tengah, ia dimanahkan sebagai salah seorang wakil ketua untuk periode 1986 hingga 1986.

Keaktifannya kembali di PII membuatnya berkenalan dengan Mutamimul Ula, aktivis dakwah Islam di Jawa Tengah. Pada 1989, Fikri dengan latar belakang sarjana pendidikan teknik elektro, mengepalai STM Muhammadiyah di Slawi hingga pangkatnya diturunkan kembali sebagai guru pada 1993.

Fikri ikut dalam masa awal pembentukan PKS di Kabupaten Tegal. Pada 1999, ia mengetuai Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS untuk Kabupaten Tegal. Namun, setelah pemerintah mengelurkan peraturan mengenai larangan PNS menjadi anggota partai politik, Fikri memilih mengundurkan diri sebagai PNS. Ia dicalonkan oleh partainya sebagai anggota legislatif. Pemilihan umum legislatif Indonesia 1999 mengantarnya duduk sebagai anggota DPRD Tegal. Sejak 2000, Fikri duduk dalam kepengurusan PKS Jawa Tengah.

Baca Juga  Ombudsman RI Siap Menampung Laporan Masyarakat Dalam Mencari Keadilan

Dalam dua pemilihan umum berikutnya, ia terpilih sebagai anggota DPRD Jawa Tengah. Dengan capaian PKS sebagai salah satu partai peraih suara terbanyak pada 2009, Fikri didapuk oleh partainya untuk menjabat Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah periode 2009–2014. Pada pemilu berikutnya, Fikri diusung oleh partainya sebagai anggota DPR dan terpilih mewakili daerah pemilihan Tegal dan Brebes.

Penulis: Indra

Editor: Agus N

Comments Facebook
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *