Kepsek Mts Al Kautsar Ada Hikmah Dibalik Covid-19

Bagikan Artikel ini ke :
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Depok | harianperistiwa.com – MTs Al Kautsar dibangun sejak tahun 1986 oleh sekelompok perkumpulan kepala sekolah. Pada tahun 2014, pihak sekolah merenovasi bangunan secara bertahap dengan menambah gedung menjadi dua lantai.

Sejak 2007 sekolah mulai memberlakukan full day class dan reguler. Siswa untuk full day class maksimal 25 siswa dan reguler 36 siswa.

Dulunya masyarakat banyak yang menilai dari segi bangunan bahwa MTs Al Kautsar kurang layak tidak seperti sekolah lain.

Namun, lambat laun pihak sekolah mulai menata sekolah dengan meningkatkan kesejahteraan guru dan fasilitas lain.

Hingga sekarang Mts Al Kautsar menjadi sekolah agama terbaik di Depok.

Baca Juga  Mendikbud: Sistim Digitalisasi Sekolah Bukan Berarti Menghilangkan Belajar Konvensional
Baca Juga  DPRD Menggelar Paripurna Dalam Rangka Memperingati Hari Jadi Kota Depok ke 20

Kepala Sekolah Mts Al Kautsar, H. Abdul Kohar S.Pd. I. MM. mengatakan, ditengah masa pandemi saat ini seluruh siswa dituntut tetap belajar demi meningkatkan kualitas pendidikan.
Namun, ada perbedaan antara belajar tatap muka dengan belajar online,” kata Kepsek Al Kautsar.

Menurutnya, kalau belajar tatap muka siswa diajarkan pendidikan karakter yang sudah di disign sekolah dan pihak sekolah bisa langsung mengontrol.

Selain itu, di sekolah kita bisa shalat dhua bersama dan aktivitas keagamaan lainnya.

Baca Juga  DPRD Setujui 5 Raperda Kota Depok
Baca Juga  Pemkot Depok Kembali Raih WTP ke-9, DPRD Kota Depok Ucapkan Selamat

Kalau belajar online yang sekarang karakternya dibentuk dirumah masing-masing,” kata H. Kohar kepada harianperistiwa.com, dikantornya, Jumat, (18/9/2020).

Menurut H. Kohar, dengan belajar online ini tentu ada nilai tambahnya juga.

Mereka jadi tidak gaptek, karna terbiasa dengan menggunakan tehgnologi. Seperti guru, mungkin tadinya cuek dengan tehgnologi nah, sekarang dipaksa harus memahami, jadi ada nilai tambahnya,” ujar Kepsek H. Abdul Kohar.

Dan ini mungkin bisa jadi pengetahuan juga bagi orang tua murid yang belum mengetahui tehgnologi betapa sulitnya menjadi seorang guru sekaligus orang tua jika tidak mengetahu tehgnologi.

Sehingga ketika ada kesalahan tidak semerta-merta menyalahkan guru,” pungkasnya. Dengan adanya Covid-19 ini tentu semua ada hikmahnya.

Untuk bantuan kuota, Alhamdulillah kemaren Mts Al Kautsar mendapat bantuan dari simpati dan XL. Dari Simpati bantuan perdana kuota untuk semua siswa masing-masing 10 GB.

“Jadi khusus digunakan untuk belajar online selanjutnya siswa dapat mengisi ulang kartu perdana teesebut.

Karna ini baru jadi kita belum melaksanakan langkah apa yang akan kita ambil kedepan terkait penghunaan kartu XL,” ujarnya.

By: Indra
Ed: Dv

Comments Facebook
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Menag Terkonfirmasi Positif Covid-19, Kondisinya Baik

Sen Sep 21 , 2020
Like Like Love Haha Wow Sad Angry Post Views: 14 Jakarta | harianperistiwa.com – Menteri Agama Fachrul Razi terkonfirmasi positif Covid-19. Namun demikian saat ini kondisi fisiknya dalam keadaan baik. Kabar ini disampaikan oleh Staf Khusus Menteri Agama Kevin Haikal. “Pada 17 September, Menag melakukan tes swab dan hasilnya positif. […]
Call Now Button
X