KPK Sita uang Rp 180 juta dan USD 30 ribu dari laci Menag, Fadli Zon: Sebaiknya Mundur Agar Tak Bebani Pemerintah

Bagikan Artikel ini ke :
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Jakarta – Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon mengaku prihatin terkait Komisi Pemberantasan Koruosi ( KPK ) menyita uang Rp 180 juta dan USD 30 ribu dari ruang kerja Menteri Agama ( Menag ) Lukman Hakim Saifuddin.

Dilansir sari detik ,Ini sangat memprihatinkan, kalau di luar negeri menterinya sudah mundur ya, lebih baik begitu.

Menurutnya, sebaiknya Lukman Hakim mundur dari jabatan Menteri Agama,karna lanjutnya kasus ini bisa membebani pemerintah,” kata Fadli,Selasa, 19, 3, kompleks DPR, Senayan Jakarta.

Fadli melihat dengan adanya fakta menandakan terbentuknya persepsi. Dan akan jadi beban bagi pemerintah, lalu apalagi alasannya,” ujarnya.

Baca Juga  KY Terima 1.544 Laporan Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim

Selain itu, menurut Fadli, pengunduran diri itu demi memudahkan proses penegakan hukum. Duit ratusan juta rupiah yang disita KPK itu akan ditelusuri apakah berkaitan dengan perkara dugaan suap jual-beli jabatan di Kemenag.

“Saya kira itu akan memudahkan dalam proses (hukum),” ucap Fadli.

Diberitakan, KPK sudah menghitung jumlah duit yang disita dari ruang Lukman. Totalnya Rp 180 juta dan puluhan ribu dolar AS.

“Kemarin sudah dilakukan penyitaan uang yang ditemukan di laci meja ruang kerja Menteri Agama. Uang tersebut akan diklarifikasi juga tentunya. Jumlahnya Rp 180 juta dan USD 30 ribu,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan di kantornya, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (19/3).

Baca Juga  NasDem: Sektor Industri Pangan Dan Maritim Memiliki Potensi Kemajuan Melalui Teknologi

Penulis : Indra
Editor :
dV

Comments Facebook
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *