Legislator: Kasus Novel Baswedan Tanggung Jawab Siapa ?

Bagikan Artikel ini ke :
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Jamil mengatakan terkait kasus Novel Baswedan yang sampai saat ini belum ada titik terang siapa pelaku penyiraman air keras terhada penyidik KPK itu.

Ya tanya sama Presiden Jokowi, masak sama saya. Karna ini concern beliau ya, bagaimana kelanjutan kasus Novel itu, karna beliau Presiden,beliau punya kuasa,beliau bisa mengendalikan penegak hukum dalam pengertian beliau punya otoritas menanyakan itu pada institusi penegak hukum sudah sejauh manakah kasus Novel itu,” kata Nasir,Selasa, 12, 3, Kompleks DPR RI , Senayan Jakarta.

Sebelumnya aktivis masyarakat menuntut pemerintah membentuk Satgas dalam mengungkap kasus novel.Namun hingga kini belum ada perkembangan yang signifikan.

Baca Juga  Menhan : Jika Ada Kesempatan Mau Ketemu Ustadz Abubakar Ba’asyir

Nasir menilai soal satgas kembali kepada presiden,karna beliau tentu mengikuti perkembangan dan hasil rekomendasi Komnas HAM tinggal di evaluasi.

Ini menyangkut tanggung jawab Presiden sebagai kepala Negara sejauh mana presiden punya komitmen dan konsistensi,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Erma Suryani Ranik SH , mestinya presiden segera menyelesaikan kasus Novel Baswedan karna sudah hampir dua tahun setengah belum ada titik terang,” ujar Polotisi Demokrat itu.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Erma Suryani Ranik, F-Demokrat

Seharusnya pihak pemerintah setiap dua bulan update dong perkembangan sudah sejauh mana siapa tahu masyarakat bisa membantu,” tambahnya.

Kalau Polri tidak sanggup , minta bantuan dong ke resor yang lain,karna Penerintah kan punya semuanya jadi jangan janji-janji politik saja.

Baca Juga  Akhirnya Pembakar Kotak Suara di Jambi Ditangkap, Salah Satu Pelaku Caleg PDIP

Jadi tidak ada alasan kasus novel ini tidak selesai karna sudah cukup lama hampir dua tahun setengah,jadi capek juga kita teriak-teriak,” pungkasnya.

Diketahui, Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan mengatakan belum ada kejelasan dalam pengungkapan kasus teror yang menimpa dirinya. Dia menganggap pemerintah tetap diam, dan seolah tidak peduli walau teror terhadap dirinya telah memasuki 700 hari.

Atas semua ketidakjelasan itu, pada hari ini semua pegawai KPK dan koalisi masyarakat sipil menggelar aksi diam untuk memperingati 700 hari kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.

Penulis : Indra
Editor : Agus N

Comments Facebook
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *