Mardani A.S: Pansus Pilihan Rasional dan Optimal Mengungkap PT Jiwasraya

Bagikan Artikel ini ke :
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Jakarta | harianperistiwa.com -Anggota Komisi II DPR, Mardani Ali Sera, mengatakan  Skandal dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya yang mengakibatkan kerugian negara Rp 13,7 triliun saat ini bahkan jumlahnya kian bertambah.

Ini kasus besar. Jutaan nasabah menjadi korban Jiwasraya ditambah dengan jumlah kerugian Negara yang sangat besar,” kata Mardani, di ruang kerjanya, kompleks parlemen, Senayan Jakarta, Kamis (6/2/2020).

Baca Juga  Fraksi PKS Akan Usut Jiwasraya Melalui Pansus

Baca Juga  PKS: Skandal Jiwasraya, Ada Apa Dengan BUMN

Pengawasan di DPR melalui pembentukan Panitia Kerja (Panja) yang sudah berjalan dengan  melibatkan komisi VI, XI, dan Komisi III DPR dirasa belum  maksimal oleh sejumlah kalangan.

Dalam menyelesaikan kasus Jiwasraya PKS dan Demokrat telah membentuk Pansus Jiwasraya dengan tujuan penegakan hukum sehingga uang nasabah bisa kembali.

Mardani menegaskan  Pansus adalah pilihan rasional dan optimal dalam menyelesaikan kasus Jiwasraya.

Dirinya menyayangkan kenapa panja terpisah-pisah, pilihan paling baik ya dipansuskan,” ujarnya.

Baca Juga  Kejagung Geledah 115 Tempat dan Periksa 130 Saksi Terkait kasus Jiwasraya

Baca Juga  Dugaan Korupsi Jiwasraya Rugikan Negara Rp 13,7 Triliun, LPSK Siap Melindungi Sejumlah Saksi-Saksi

Politisi PKS itu berharap hasil Pansus ini menjadi bahan atau menambah bahan bagi kawan-kawan di penegakan hukum untuk menyelesaikan.

Meskipun pansus adalah mekanisme politis namun, kasus Jiwasraya tidak bisa dilakukan satu penegakan hukum  untuk menyelesaikan, harus ramai-ramai,” imbuhnya.

“Kita apresiasi terhadap kinerja Kejaksaan Agung yang sudah menetapkan tersangka. Walaupun kita juga berharap KPK mungkin bisa segera ikut bersama-sama membantu dalam penegakan hukum.

Saat ini PKS membuka ruang kepada partai manapun yang ingin masuk dalam pansus.

Baca Juga  Partai Amanat Nasional (PAN) Dukung Usulan Pansus Jiwasraya

Baca Juga  Senator DPD RI Ingatkan Panja Jiwasraya, Kerja Mereka di Pantau Rakyat

Sebelumnya PKS sudah bertemu dengan beberapa Partai, selain Demokrat ada juga PAN dan Nasdem.

“Ya tentunya masing-masing partai punya kebebasan dalam menentukan sikapnya.

PKS berharap sikap resmi politik PAN untuk bergabung dalam Pansus. Selain PAN Partai Reformasi, cocok sekali dengan Pansus ini,” kata Mardani.

Diberitakan sebelumnya,  Fraksi Partai Demokrat  (PD)  dan  PKS  DPR  RI menyerahkan usulan pembentukan panitia khusus (pansus) hak angket ke pimpinan DPR.

Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini menegaskan usulan pansus hak angket Jiwasraya diajukan bukan untuk menjatuhkan pemerintah.

Usulan pembentukan pansus hak angket itu diserahkan kepada Wakil Ketua DPR Bidang Politik dan Keamanan, Azis Syamsuddin di ruangannya, gedung Nusantara III, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/2/2020).

Dari Fraksi PKS, selain Jazuli Juwaini hadir pula Dimyati Natakusumah dan Habib Aboe Bakar Al Habsyi. Dari Fraksi Demokrat ada Hinca Panjaitan, Herman Khaeron dan Benny K Harman.

Sebanyak 50 anggota dari fraksi PKS dan 54 anggota dari fraksi Partai Demokrat membubuhkan tanda tangan sebagai tanda setuju mengajukan pansus hak angket Jiwasraya.

By: Indra
Ed: Dv

Comments Facebook
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Cuci tangan, jaga jarak ,pakai masker, stay at home,dan jauhi keramaian..Stay Alive and Alert

X