Menpora ingin bertemu dengan Roy Suryo, agar masalah tidak meruncing.

Bagikan Artikel ini ke :
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Jakarta – Beredarnya surat Kemenpora yang ditujukan kepada mantan Menpora Roy Suryo yang berujung menimbulkan polemik.Dalam surat tersebut Kemenpora meminta Roy Suryo mengembalikan 3.226 barang milik negara.

Sebelumnya diketahui Roy Suryo, melalui kuasa hukumnya mengatakan bahwa pak Roy sudah mengembalikan semuanya pada tahun 2014.

Sementara Sesmenpora Gatot S. Dewabroto mengungkapakan bahwa dirinya sehari-hari selalu aktif berinteraksi,selalu update terkait masalah pak Roy,” kata Gatot, Kamis, usai RDP dengan Komisi X DPR RI, Senayan Jakarta .

Pada saat kami Rapim dengan pak Menteri, beliau minta ingin dipertemukan dengan pak Roy, perintahnya baru Kemaren,” tandas Gatot.

Baca Juga  Menpora Dorong Pemuda Jatim Agar Punya Daya Saing dengan Berwirausaha

Lebih lanjut kata Gatot,perlu saya luruskan bahwa pak Roy pernah mengembalikan aset tersebut pada tahun 2016 dan sudah kami terima, sudah di akses oleh BPK, sudah dinilai angkanya adalah sebesar 500 juta.

Dan yang muncul disurat saya yang beredar di sosial media itu sudah dikurangi dengan yang dikembalikan pak Roy namun, masih tersisa 3 ribu sekian.
Surat tersebut saya kirim tangga 3 Mai.

Tentunya kami mengacu pada angka 3 ribu sekian itu berdasarkan FAP dari BPK. Jadi tidak mungkin kami mengarang dan menghadle histimite BPK.

Kenapa kami tidak mempublis apa saja barang-barangnya,ini bagian dari cara kami menghargai pak Roy,karna kami tidak ingin memperuncing masalah ini,” pungkas Gatot.

Baca Juga  DPR dan Pemerintah Minta Sukseskan PON 2020 di Papua

Selain itu,tujuan pak menteri minta dipertemukan dengan pak Roy agar bisa diselesaikan secara baik-baik, jangan sampai  euforia kesuksesan ASEAN Games ini malah larut ke isu-isu yang lain.

Adapun usulan pertemuan antara Imam Nahrawi dengan Roy Suryo itu, disampaikan langsung oleh pak Mentri sendiri pada saat Rapim Kemaren,yang sedianya membahas persoalan Rapat dengan DPR hari ini,” tandas Gatot.

Gatot meyakini, jika ada anggapan Kalau Kemenpora dibawah tekanan BPK, tentu tidak, BPK hanya mengingatkan Kemenpora untuk melakukan itu.

Penulis : Indra/Red

Comments Facebook
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Wisuda Kedua ESQ Business School, Lulusan Berkarakter Siap Hadapi Era VUCA

Sen Sep 10 , 2018
Like Like Love Haha Wow Sad Angry Post Views: 7 JAKARTA – Acara Wisuda angkatan kedua Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen, Komputer dan Informasi, atau lebih dikenal dengan ESQ Business School (ESQ BS) digelar di Granada Ballroom Menara 165, TB Simatupang, Jakarta Selatan, Senin (10/9). Acara tersebut akan dihadiri oleh wisudawan […]
Call Now Button

Cuci tangan, jaga jarak ,pakai masker, stay at home,dan jauhi keramaian..Stay Alive and Alert

X