Nasir Djamil disebut dalam persidangan Mantan Gubernur Aceh “Ini kata PKS “

Bagikan Artikel ini ke :
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

JAKARTAharianperistiwa.com, Wakil Ketua MPR  Hidayat Nur Wahid menilai terkait disebutnya nama Anggota Komisi III Nasir Djamil dalam persidangan kasus suap yang menjerat terdakwa mantan Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam, Irwandi Yusuf.

Ia menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum yang sedang berjalan. Kami tidak akan melakukan intervensi silakan hukum bekerja, buktikan secara hukum, jangan hanya menghadirkan opini  yang kemudian digoreng atau dibiarkan menjadi fitnah,” ujar Hidayat, Kamis, 14, 2, Nusantara IV, Kompleks DPR RI, Senayan Jakarta.

Baca Juga  Kampanye Kreatif PKS Pecahkan Rekor MURI Sebagai Flashmob Terbesar Di Indonesia

Menurutnya, apapun yang ada dipersidangan selesaikan lewat jalur hukum saya tidak punya informasi tentang hal itu,  tapi secara normatif kami PKS menegaskan kami mendukung penegakan hukum,” sambungnya.

Dikatakan Hidayat, hukum ditegakkan berbasis fakta hukum,bukan opini , bukan fitnah , bukan karena framing atau bukan juga karena perilaku masalah ketidak adilan.

Menurutnya, terkait dengan masalah prilaku ketidak adilan hukum terlalu banyak hal ketidak adilan hukum di Indonesia, oleh karena itu lanjutnya hukum harus ditegakkan sesuai dengan fakta hukum,sesuai dengan prinsip keadilan hukum silahkan tegakkan itu.

Baca Juga  Kampanye Di Masa Tenang: Oknum Caleg PKS Lombok Terjaring OTT Politik Uang

Ia meyakini pasti Nasir Djamil punya hak jawab untuk menjelaskan itu, Partainya mendukung segala bentuk penegakan hukum di Indonesia yang berlandaskan fakta, bukan opini yang digoreng menjadi fitnah,” tambahnya.

Diketahui sebelumnya , nama Anggota Komisi III DPR dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Nasir Djamil disebut di persidangan kasus suap yang menjerat terdakwa mantan Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam, Irwandi Yusuf, Teuku Saiful Bahri, dan Hendri Yuzal.

Hal itu terungkap setelah Direktur PT Kenpura Alam Nangro, Dedi Mulyadi, mengungkapkan dalam persidangan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Senin , 11, 2, 2019.

Baca Juga  F-PKS: Walaupun Masyarakat Diperas, Yang Keluar Bukan Premi Iuran BPJS, Tetapi Darah dan Air Mata

Dedi mengaku pernah menyerahkan uang Rp 1 Miliar kepada anggota DPR RI Nasir Djamil untuk nantinya uang tersebut diserahkan kepada Rizal.

Rizal merupakan orang yang menawarkan Dedi pekerjaan proyek. Menurut Dedi, perusahaan PT Kenpura Alam Nangro miliknya yang bergerak di bidang jasa konstruksi ditawarkan untuk mengerjakan proyek di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Baca Juga  PKS Gelar Seni Budaya Wayang Kulit, Gubernur: Wayang Kulit Miliki Pesan Penting
Baca Juga  PKS Janji Bebaskan Pajak Atas Penghasilan Hingga Rp 8 Juta Jika Menang Pemilu 2019

“Dia anggota DPR RI. Tapi dia tidak tahu apa-apa, yang menawarkan kerjaan si Rizal. Uang diserahkan ke Rizal. Rizal ini orang dekatnya Pak Nasir Djamal kata Dedi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin , 11  Februari  2019.

Penulis  : Indra/Editor   : dV

Comments Facebook
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *