Pengukuhan Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia ( APSAI ) Bisa Memberikan Nilai Tambah Bagi Anak-Anak Di Depok

Bagikan Artikel ini ke :
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

 

Depok – Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kementerian PPPA RI, Lenny N Rosalin mengharapkan dengan keberadaan Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia ( APSAI ) ini bisa memberikan nilai tambah bagi anak-anak di Kota Depok.

Meskipun pada tahun 2018 Kota Depok sudah meraih peringkat Nindia namun, diharapkan tahun berikutnya bisa mendapatkan peringkat Pratama dan utama,jadi ada beberapa Pekerjaan Rumah ( PR ) yang harus di persiapkan,” ujar Lenny,” usai pengukuhan APSAI Kota Depok,Senin ,11 Maret 2019.

Selain ada lima klaster indikatornya belum mencapai nilai optimal , Lenny meminta untuk tahun 2019 ini seluruh tingkat kabupaten kota, kecamatan, Desa dan kelurahan untuk mempertajam program-program dan kegiatan sehingga makin dekat dengan anak-anaknya baik yang ada ditingkat keluarga, maupun ditingkat individu dan masyarakatnya bisa lebih optimal,” ujarnya.

Baca Juga  Pemkot Depok Akan Alokasikan Anggaran Tahun 2020 Untuk 257.811 Jiwa
Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kementerian PPPA RI,Bersama Isteri Walikota Depok,Bunda Elli,OPD,dan APSAI

Adapun untuk pelatihan sistemnya akan dievaluasi dalam minggu ini yang akan dimulai dari angkatan 1 sampai angkatan 5, diharapkan diakhir bulan Juni kita sudah menyelesaikan proses evaluasi secara keseluruhan termasuk penilaian diri yang dilakukan oleh semua pemerintah daerah dan ferifikasi administrasi,” tambahnya.

Selai itu ada juga ferifikasi lapangan yang semuanya harus selesai pada bulan Juni, kemudian bulan Julinya kita tinggal ferifikasi final yang akan diumumkan di tanggal 23 Juli 2019 pada saat peringatan hari Anak Nasional yang insya Allah akan diadakan di kota Makassar provinsi Sulawesi Selatan,” kata Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak itu.

Adapun tujuan dari Kementerian PPPA adalah untuk mensinergikan antara pemerintah Daerah dengan dunia usaha.

Mudah-mudahan dengan dikukuhkannya APSAI yang ke 19 di Kota Depok bisa menjadi penambahan yang signifikan diseluruh kabupaten kota.

Baca Juga  Momentum Harkopnas 2019, Pemkot Depok Komitmen Majukan Koperasi

Lebih lanjut kata Lenny , kegiatan yang dilakukan sesuai dalam amanat UU No 35 tahun 2014.

Dari tahun 2014 hingga 2018 dimana selama dua tahun pertama kegiatan masih terfokus ditingkat Nasional karna kita membuat children’s rights and business principle (hak anak dan prinsip dasar berbisnis)

Kita membuat prinsip dan kriteria apa yang disebut dengan perusahaan layak anak dan membuat anugerah pelangi perusahaan layak anak indonesia semua ditingkat nasional dan digarap dalam dua tahun pertama.

Kemudian ditahun terakhir ini sampai ke tingkat kabupaten kota dan hasilnya sudah 19 kabupaten kota.

Hampir 600 perusahaan yang sudah bergabung mulai dari tingkat Nasional sampai tingkat kabupaten kota dari total keseluruhan.Jadi jangan dilihat dari sisi jumlah,” tambahnya.

Selain sektor swasta memiliki peran strategis untuk menjadi mitra pemerintah dimana bersama anggota masyarakat dan berbagai instansi berbasis komunitas untuk menjadi penggerak pembangunan berorientasi pada pemenuhan hak-hak anak.

Baca Juga  Mendikbud: Sistim Digitalisasi Sekolah Bukan Berarti Menghilangkan Belajar Konvensional

Diharapkan juga bisa disinergikan dengan dunia usaha sehingga peran APSAI ini real dan nampak dan out put nya bisa kelihatan dan dirasakan oleh anak-anak yang ada di Kota Depok,” pungkasnya.

Kita harapkan dunia usaha ini bisa mendukung pemerintahan Kota Depok menuju tahun 2021 jadi kota layak anak,” tutup Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kementerian PPPA RI, Lenny N Rosalin.

Penulis : Indra
Editor : Devi

Comments Facebook
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *