Sekjen Demokrat: Terus Mendesak KPK dan Kepolisian Untuk Mencari Harun Masiku

Bagikan Artikel ini ke :
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Jakarta | harianperistiwa.com – Sekjen Partai Demokrat Hinca Pandjaitan mengatakan terus mendesak KPK dan Kepolisian terkait penangkapan terhadap terduga suap Harun Masiku.

Sementara Komisioner KPK Alexander Marwata telah menyampaikan bahwa KPK selalu bekerja dengan atau tanpa Harun Masiku perkara ini tetap berjalan.

” Ini menarik ketika perkara ini masuk ke persidangan, memang seharusnya begitu, KPK yang harus memulai untuk menuntaskan walaupun dengan atau tanpa Harun Masiku,” kata Hinca, di kompleks parlemen, Senayan Jakarta, Kamis (13/2/2020).

Memang anak yang satu ini luar biasa, ibarat pepatah medan, sepandaipandainya tupai melompat suatu saat akan jatuh juga”.

Diberitakan sebelumnya, KPK telah memanggil Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sebagai saksi atas tersangka Saeful. Selain Hasto, tiga staf PDIP juga ikut diperiksa. Ketiga staf DPIP tersebut, yakni Geri, Riri dan Kusnadi.

KPK juga memanggil dua komisioner KPU untuk memberi keterangan sebagai saksi. Kedua orang tersebut, yakni Evi Novida dan Hasyim Asyari. Mereka juga diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Saeful.

Namaun sampai hari ini pihak KPK maupun kepolisian belum juga menemukan Harun Masiku.

Baca Juga  Alexander: Konfrensi Pers Tidak di Ketahui Pimpinan KPK
Baca Juga  Bupati Sidoarjo Terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK

Menurut Sekjen Demokrat itu, apa yang jadi perbincangan publik tentang isu ini sangat masuk akal dan perasaan publik pun tidak bisa dibohongi.

“Sehingga mereka melakukan apa yang dianggap pas untuk mencari keadilan itu, tidak bisa ditutup-tutupi,” ujarnya.

Selain itu, tentu semua orang menginginkan adanya Harun Masiku supaya jelas 5W 1H nya, jadi kan tidak terputus,” pungkasnya.

Baca Juga  ICW Desak KPK Bongkar Tuntas Keterlibatan Seluruh Aktor
Baca Juga  ICW Minta Pimpinan KPK Hentikan Penggusuran Pegawai Berintegritas di KPK

Demokrat dari dulu selalu terbuka, kasus Nazaruddin tidak diketahui entah kemana, kita buru di luar negeri, apalagi ini didalam negeri.

Hinca menegaskan dirinya tidak mau suudzon, ia percaya aparatur penegak hukum mampu menangkap cepat atau lambat.

Baca Juga  Tanggapan ICW Soal OTT KPK di Sidoarjo

Tugas komisi III DPR, tidak dalam kapasitas mengancam-ancam atau memberi deadline, tetapi memberikan pengawasan, kontrol, dan mendorong penegak hukum untuk menuntaskan tugas, cari sampai dapat. sebatas itulah tugas dari Komisi III.

Lebih lanjut kata Hinca, karna Negara kita Negara hukum maka penegakan hukum haruslah sesuai dengan aturan main hukum,” tutupnya.

By: Indra
Ed: Dv

Comments Facebook
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Cuci tangan, jaga jarak ,pakai masker, stay at home,dan jauhi keramaian..Stay Alive and Alert

X